Categories : ADVENTURE

 

Suka kegiatan petualangan atau ingin petualangan yang lebih? Maka bergabung dalam kegiatan ekspedisi adalah salah satu jawabannya. Petualangan bisa dilakukan sendiri, namun petualangan  yang berskala ekspedisi  seringkali harus  melibatkan  manajemen berpengalaman.  Maka dalam kegiatan eskpedisi,  kekurangan skill teknis individu bisa ditutup oleh manajemen yang kompeten. Oleh karena itulah dalam bisnis petualangan, salah satu segmen yang dijual adalah ekspedisi.

Individu yang bosan dengan liburan leisure dan mendambakan liburan “life changing experience” bisa bergabung dalam sebuah tim ekspedisi yang dimanajemeni  tim yang berpengalaman. Skill teknis yang mumpuni bukan hal mutlak, namun wajib mencapai standar bugar untuk beraktifitas di medan yang dituju.

Kini banyak kegiatan petualangan yang menawarkan open trip, terutama ke pegunungan.  Batasan apakah sebuah petualangan dapat dikategorikan ekspedisi atau bukan, bisa sangat bias. Yang jelas, sebuah ekspedisi  mestinya lebih dari  sebuah petualangan biasa. Bagi anda yang tak terbiasa dalam dunia petualangan, ini memang dapat membuat kening berkenyit. Namun kita tak sedang memperdebatkan itu, melainkan melihat ekspedisi sebagai sebuah segmen khusus dalam bisnis petualangan.

Hal yang menantang dalam manajemen ekspedisi adalah “mengakali” anggaran yang besar, hal ini seringkali tak terelakkan karena kegiatannya pun dicanangkan untuk melebihi standar. Apakah itu menuju lokasi baru, menemukan hal baru, menggunakan cara baru, menguji ide baru dan sebagainya. Namun terlalu banyak cara untuk menekan biaya supaya anggaran menjadi terjangkau. Untuk itu, anda perlu memiliki idealisme.. dan bisnis petualangan tanpa idealisme bagi kami adalah hal yang memprihatinkan. Perlu dipahami, ekspedisi bagi beberapa orang belum tentu dirasakan ekspedisi bagi yang lain. Ini terkait hal-hal tersebut tadi dan banyak hal lainnya. Mereka yang sudah berpengalaman dapat menjadi mentor bagi yang baru. Oleh karena itu tak perlu terlalu khawatir, karena selalu ada tim pendukung berpengalaman yang mendampingi.

Seperti disebutkan tadi tantangan bisnis ekspedisi adalah biayanya yang seringkali mahal. Sebetulnya hal ini dapat memancing prasangka, karena banyak lokasi yang bisa dicapai dengan biaya terjangkau. Jangan-jangan memang hanya ingin menjual produk yang mahal. Mengapa harus memaksakan menuju lokasi yang sulit atau jauh  apabila tujuan untuk membuat  “life changing experience” bagi peserta dapat tercapai.

Berbicara tentang dinamika kegiatan petualangan di tanah air, secara mengejutkan, melakukan ekspedisi ke luarnegeri bisa lebih murah daripada menuju ujung negeri ini.  Dari pengalaman kami, petualangan secara tim di kawasan Asia Tenggara bisa dijangkau dengan budget 5 juta/orang (termasuk flight!), sedikit bergeser ke utara seperti pegunungan salju di China masih bisa dikisaran 7 juta. Bandingkan bila ingin ke pedalaman Papua, maka itu hanyalah biaya pesawat nya saja. Tentu saja jangan samakan dengan ekspedisi ke gunung Everest 🙂 .

Bagi yang telah merasa cocok dengan petulangan domestik, tentu tak perlu merubah haluan. Masih begitu banyak tempat di dalam negeri menunggu untuk dieksplorasi. Namun bagi yang sudah berancang-ancang melakoni petualangan di mancanegara, akan merasakan atmosfer baru petualangan yang menyegarkan.

Kami sangat antusias untuk mengenalkan atmosfer petualangan mancanegara dengan budget yang terjangkau, bahkan disesuaikan dengan budget yang ada. Karena menurut idealisme kami, petualangan  -dengan menaati standar safety- haruslah bisa murah. Hanya saja perlu diingat, ekspedisi bukanlah glamping; beberapa kenyamanan mungkin akan jarang ditemui. Oleh karena itu kami masih membatasi sekitar Asia Tenggara sebagai lokasi ajang petualangan berekspedisi. Artinya walau dibayangi budget yang ketat, bila ingin menjajal ekspedisi ke prehistoric rock di Thailand, roof of Indochina di Vietnam, gua karst yang perawan di Laos, etnik pedalaman di Myanmar  atau reruntuhan candi terpencil di Kamboja, pengalaman kami di kawasan itu bisa membantu.

Now everyone can do expedition.

 

Photo : Fansipan Trail via Tom Tram (Heaven Gate)

 

 

 

 

 

 Posted on : May 17, 2017
Tags :